*** Ber-Amal ! Sekaligus Mendapat Jasa ! ***

 *** Waspadai Sumber Keonaran & Kericuhan di Lingkungan Anda ! ***

 

 

Menunda Menikah bisa jadi Petaka !

 

Berty, 20 thn, Mahasiswa, Pandeglang - Banten. 6 Juli 2005.

 

 

Dear, mas idan...

Saya seorang mahasiswi berumur 20 thn. saya punya pacar yang usianya 10 tahun lebih tua dari usia saya. mungkin karena usianya yang sudah dewasa, dia selalu menuntut saya untuk berhubungan seksual. awalnya saya menolak, tapi dia terus memaksa.

Selama ini setiap kali kita berhubungan, belum sampai intercourse. hanya foreplay saja. tapi belakangan terakhir ini, beberapa kali kita suka (maaf) saling menggesekkan kelamin kita. apa itu bisa menyebabkan kehamilan? karena saya resah dan bimbang sekali. bulan ini saya belum mendapatkan mens. apa ada kemungkinan saya hamil ?

Tolong jawab pertanyaan saya. terima kasih.

 

 

MasIdan.

 

Sperma yang tertumpah dibagian alat fital, bisa terjadi pembuahan.

Menyebarnya sperma di sikitar bagian alat fital wanita, secara teoritis sangat memungkinkan terjadi kehamilan. Ini disebabkan, sperma yang tertumpahkan oleh seorang laki-laki berjumlah sekian juta sperma. Sperma adalah sel hidup yang bergerak secara alami yang mampu bertahan hidup pada satuan waktu tertentu. Nah pergerakan sel sperma pada satuan waktu itu, kalau mampu menuju sel telur yang matang (subur), maka bisa dikatakan telah berhasil melakukan pembuahan.

 

Jadi dalam kasus anda, memang sangat berpeluang terjadi pembuahan. Namun begitu, ada kemungkinan lain yang bisa menjadikan mentruasi anda menjadi terganggu akibat kejadian-kejadian yang telah anda lakukan itu, yaitu melakukan hubungan intim tanpa melakukan penetrasi, dilakukan di luar ikatan resmi. Keadaan ini, secara kejiwaan bisa mengganggu keadaan anda.

 

Hal ini disebabkan, hubungan intim walaupun tanpa melakukan penetrasi, yang dilakukan di luar ikatan resmi, umumnya menimbulkan rasa bersalah dan was-was akibatnya. Rasa tertekan inilah yang sangat memungkinkan mengganggu proses rutinitas mentruasi yang terjadi pada wamita. Sebab dalam banyak kasus, pereodisasi mentruasi yang terjadi pada wanita, tepat dan tidaknya waktu yang biasa terjadi, sangat dipengaruhi keadaan jiwa wanita itu sendiri. Sebab dalam keadaan jiwa yang sering tidak stabil, biasanya menganggu pereodesasi mentruasi itu sendiri daripada keadaan jiwa yang stabil.

 

Was-was dan rasa bersalah !

Sex sebelum nikah, walaupun tidak melakukan penetrasi, pada umumnya menimbulkan sikap was-was dan perasaan bersalah. Perasaan dan sikap inilah yang tidak disadarinya akan menggangu aktifitas seseorang sehari-harinya. Keadaan ini juga yang sering menjadi tekanan-tekanan yang dapat menimbulkan berbagai masalalah yang cukup rumit dan komplek. Sebenarnya sumbernya hanya satu, namun sangat memungkinkan muncul sumber-sumber masalah lain yang ditimbulkannya. Sehingga kondisi ini, baik si lelaki maupun wanita sangat rentan pada masalah hubungan mereka sendiri.

 

Akibat keadaan itu, tidak mustahil akan memicu masalah pada hubungan mereka sendiri. Dalam banyak kasus, justru peristiwa itulah yang bisa merenggangkan hubungan mereka. Malah tidak menutup kemungkinan bisa memicu keretakan pada hubungan mereka. Kalau ini sampai terjadi, siapakah yang akan menerima beban yang cukup berat ini, tentu saja akan berada di pihak wanita. Merekalah yang akan sangat dirugikan dengan peristiwa-peristiwa seperti itu. Dan kerugian paling parah yang diderita pada wanita, oleh sebab ketidaksadaran diri itu, malah berpeluang melakukan pengrusakan diri, akibat dendam akan peristiwa yang pernah mereka lakukan.

 

Untuk ini, semakin sering mereka melakukan, maka semakin terbuka peluang terjadi masalah-masalah pada hubungan mereka. Dan semakin menunda kejelasan status mereka, maka semakin berpeluang juga memicu meruncingnya masalah pada  hubungan mereka. Sebab ini terjadi, akibat efek-efek kejiwaan yang ditimbulkan dari hubungan intim di luar ikatan resmi. Jadi semakin lama, maka efek-efek kejiwaan yang ditimbulkannya juga semakin pelik dan rumit. Semakin pelik dan rumit yang seakan dihadapkan pada banyak masalah yang bersumber pada satu masalah !

 

 

Aktifitas Pacaran tidaklah mungkin tidak akan berkembang !

Seperti yang terjadi pada diri anda, semula hanyalah pemanasan-pemanasan cinta, namun kemudian ( yang terakhir ) mengesek-gesek kemaluan mereka. Inilah yang terjadi semenjak anda jadian, beberapa perkembangan telah terjadi dalam aktifitas pacaran itu. Kami bisa memahami anda, karena anda melakukan itu semua semata-mata hanya karena cinta anda padanya. Dan kami yakin pula, awalnya andapun pasti akan menolaknya. Dan kami juga yakin, ternyata cinta anda telah mengalahkan semuanya.

 

Dan anda boleh percaya boleh tidak, akibat rasa cinta anda yang sudah begitu besar itu, maka anda hanya tinggal menunggu waktu, kapan penetrasi itu akan segera tiba. Pasti awalnya anda akan menolaknya, namun kemudian anda akan pasrah begitu saja. Dan andapun tidaklah mungkin mampu mencegahnya, untuk itu hubungan sex yang semakin jauh itu tinggal menunggu waktu saja. Boleh saja anda sekarang bisa mengatakan tidak akan pernah melakukannya. Namun waktu sangatlah bisa memastikan itu pastilah akan terjadi. Untuk itu, bersiap-siaplah anda menghadapi itu semua ! Sebab kecil kemungkinan anda mencegahnya !

 

 

Sex dan Cinta di mata laki-laki !

Cinta pada dasarnya akan menuntun siapa saja pada hubungan sex, namun sex belum tentu akan menumbuh-kembangkan rasa cinta. Inilah perbedaan mendasar tentang cinta dan sex di mata lelaki dan wanita.

 

Bagi wanita, sex adalah ungkapan cinta. Namun bagi lelaki, sex adalah kepuasan jiwa. Maka cinta di mata lelaki adalah ketertarikan akan sex itu sendiri. Jadi inilah bahayanya jika lelaki telah melakukan sex, maka cintanya menjadi seakan kosong oleh jiwa yang sudah terpuaskan. Apalagi yang belum terikat oleh ikatan resmi, maka lelaki yang belum terikat secara resmi berpeluang menjadi berubah dan sangat berbeda dengan yang dulu-dulu itu. Apalagi jika mereka, lelaki tersebut belum matang jiwanya, maka peluang untuk lari dari tanggung jawab yang ada menjadi sangatlah besar. Kalau ini benar-benar terjadi siapakah yang akan menderita kerugian besar itu ? Inilah yang sangat kami khawatirkan terjadi pada anda !

 

 

Menikah adalah jalan keluarnya !

Untuk itu, sudah saatnya anda memutuskan untuk menikah saja. Sebelum semua menjadi tak terduga. Janganlah takut dengan bayangan yang terjadi pada ikatan yang nyata (resmi/menikah). Karena itu semua hanyalah masalah waktu dan cara mengaturnya. Mengatur bagaimana anda masih bisa melanjutkan kuliah dan mungkin kemudian bekerja. Mungkin bisa saja, studi anda agak sedikit terganggu, namun ini hanyalah masalah waktu untuk menyesuikan saja. Bukankah mempunyai anak bisa ditunda, Jadi kenapa harus ditunda, kalau toh hanya butuh pengakuan dan surat semata. Kalau anda mampu mengelolanya, maka tidak ada beda menikah dengan yang dulu kala. Sebab kalau sudah ada pengakuan dan surat yang ada, jangan kaget kalau semua ternyata menjadi lebih seru dan mengasyikkan.

 

Untuk itu jangan takut dengan omongan banyak orang, yang mengatakan bahwa melakukan pernikahan, maka berakhirlah cita-cita dan masa depannya. Sebab, kalau anda sekalian punya prinsip hidup sendiri tanpa terpengaruh omongan-omongan bodoh itu, maka yang terjadi sebaliknya, cita-cita dan masa depan yang nyata tingggal memantapkannya.

 

Jangan takut juga karena usia anda masih muda, sebab cinta tidaklah mengenal usia. Sebab kesiapan tak butuh usia. Sebab meraih cita-cita tak harus bertanya pada usia yang ada. Sebab semakin awal memulai, maka semakin besarlah peluang harapan yang akan diraihnya. Jadi kenapa harus ditunda-tunda, kalau malah kita harus dihadapkan hal-hal yang tak terduga ? Memang tidak masalah kalau ternyata tidak menjadi petaka dan lancar-lancar saja. Namun bagaimana kalau ternyata menjadi bencana bagi anda ? Siapakah yang pantas akan disalahkan kecuali anda sendiri ?

 

Anda sudah berani menerima cinta dan telah berusaha memilikinya, karena anda sudah menyerahkan sebagian yang ada, memang semua itu karena cinta. Jadi kenapa anda masih ragu dengan ikatan yang nyata ? Sebab ketahuilah bahwa keraguan anda itulah yang bisa menjadi jebakan hidup anda selama-lamanya !

 

Dan jangan lupa anda wajib membaca dan ambil hikmahnya :

  1. Terperangkap Jebakan Cinta,  

  2. Jebakan Para Pengkianat Cinta,  

  3. Semakin Menunda, Semakin Merugi,

Salam !

 

 

Janganlah gegabah mengekspresikan cinta !

Sebab cinta bisa jadi malapetaka yang nyata !

Kendalikanlah ia supaya tidak menjadi petaka !

Belajarlah mengekspresikan cinta dengan yang seharusnya !

Seharusnya sebagaimana harus menjaga pada tempatnya !

Sehingga tidak ada rasa bersalah dan was-was !

Dan merekapun tidak akan pernah lari dari tanggung jawabnya !

Dan merekapun harus belajar cinta yang senyatanya !

Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !