|
*** Jangan Biarkan Para Balita Kekurangan Gizi ! *** *** Waspadai Sumber Keonaran & Kericuhan di Lingkungan Anda ! ***
Jauhkanlah 'Selingkuh' dengan Sebuah 'Harmoni' !
Lany, 21 thn, Swasta, Belum Menikah, Serang, Jakarta. 16 Februari 2006. Apa yang harus saya lakukan agar pasangan saya tidak selingkuh ?
MasIdan.
Sebuah Pertanyaan Singkat yang Cukup Sulit, tapi sangat bisa diciptakan ! Pada dasarnya siapapun juga yang bisa membuat dirinya bangga dan menjadi sangat berguna, maka kemungkinan kecil si dia akan mengecewakan anda ( selingkuh ). Nah masalahnya bagaimana membuat si dia menjadi bangga dan berguna. Untuk ini tidak ada kata lain yang bisa kita lakukan, kecuali ada usaha menciptakan keselarasan dengan pasangan kita mambangun sebuah sinergi dalam hidup yang penuh arti. Sehingga masing-masing dengan sadar dan rela melakukannya demi sebuah arti dalam kehidupan kita. Sebuah arti yang pasti ada dalam hidup kita dengan siapapun juga. Sebuah arti di mana sudah terbangun sebuah harmoni diantara kita !
Menciptakan harmoni dua jiwa yang berbeda adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah ! Pertama, adalah kemampuan sesorang mengendalikan emosi pada dirinya. Kedua, adalah kemampuan memahami pasangannya, tentang prilaku-prilaku yang sedang terjadi padanya. Ketiga, adalah kemampuan menciptakan sebuah harmoni dengan pasangannya, di mana masing-masing pihak mampu memahami dan menempatkan setiap masalah, yang pasti akan terjadi padanya, pada tempat yang seharusnya ( tidak mudah terpicu kesalahpahaman ).
Mengendalikan emosi pada diri adalah sesuatu yang cukup sulit ! Mengendalikan emosi adalah sebuah pekerjaan yang tidak mudah dan gampang. Namun yang perlu digaris bawahi disini adalah : Bagaimana mengontrol emosi kita, untuk tidak menjadikan keadaan bertambah buruk dan sulit. Marah adalah syah-syah saja ketika kita tersinggung atau kurang berkenan tentang suatu hal. Namun terlalu mengumbar amarah dan emosi secara tidak bertanggung jawab adalah tindakan yang kurang bijak dan tidak produktif bagi jiwa dan kesehatan kita. Disamping itu, terlalu mengumbar emosi dan amarah yang tidak bertanggung jawab, bisa memudahkan segala rencana dan angan-angan bisa mudah hancur karenanya. Semua menjadi mudah bermasalah dan berantakan. Jadi, seyogyanya kita harus belajar mengendalikan sumber masalah yang ada pada kita, berkaitan dengan masalah ini.
Amarah atau emosi yang bertanggung jawab yang dimaksud di sini adalah, kita harus bertanggung jawab tentang segala hal ketika kita harus marah-marah. Bertanggung jawab, supaya amarah hanya sebagai ungkapan emosi belaka tanpa makna dan tujuan. Tanpa makna dan tujuan, di mana pemilik amarah hanya sebatas puas dengan ungkapan marahnya, namun tidak tahu apa makna dari ungkapan tersebut. Sehingga kitapun mudah terjebak dengan perbuatan yang sama sekali tidak membawa manfaat apa-apa, kecuali hanya mendapatkan kebodohan diri kita. Kebodohan diri yang membawa kita pada perbuatan yang sama sekali tidak membawa manfaat apa-apa.
Emosi yang bertanggung jawab adalah kemampuan diri kita menetralisir keadaan setelah amarah dan emosi tersebut terlanjur terjadi. Bisa juga kita segera menghindar, ketika sedang emosi. Menghindar untuk kembali menimbang-nimbang manfaatnya ketika kita sedang dirundung emosi. Menghindar sebagai bentuk kesadaran bahwa semua persoalan akanlah tidak berakhir dengan baik jika harus diselesaikan dengan penuh emosi.
Emosi yang bertanggung jawab juga bentuk dari rasa penyesalan jika apa yang terjadi ternyata adalah sebuah kesalahan. Juga sebuah usaha di mana kita mencoba meluruskan kembali tentang masalah yang memang benar adanya, dalam keadaan kepala dingin. Dan inipun, akan lebih baik menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan, ketiaka harus membela kebenaran dengan emosi. Sehingga pihak lain merasa lega dan lebih terbuka untuk dapat kembali menyelesaikan persoalan yang terjadi.
Namun yang jelas kita akan selalu aman kalau dapat menyelesaikan segala persoalan dengan kepala dingin. Dan kitapun juga mudah menghancurkan segala sesuatu, jika kita selalu menyelesaikan persoalan dengan mudah mengumbar emosi. Mungkin bisa saja kita puas karenanya, namun kita sama sekali tidak pernah mendapat manfaat apa-apa dengan itu semua kecuali kepuasan semu tersebut !
Kemampuan memahami pasangan adalah segala-galanya ! Untuk selalu mengusahakan kelanggengan sebuah hubungan, entah itu pasangan, sahabat, teman maupun kerabat, tidak adakata lain, kecuali bagaimana kita memahaminya sebagai sebuah karakter yang ada pada dirinya. Ingat ! tidak ada hal yang sama persis dengan benda hidup di dunia ini. Semua pasti ada perbedaan, walau sekecil appapun.
Namun begitu kita harus berpikir positif untuk menyikapi semua perbedaan yang ada dalam hidup ini. Apalagi menyangkut orang terdekat kita. Mengupas habis sebuah perbedaan untuk dipertentangkan, hanyalah akan menghasilkan perpecahan. Namun, mengupas habis sebuah perbedaan untuk diselaraskan adalah menciptakan kekuatan.
Nah demikian juga belajar memahami seseorang, maka seyogyalah diarahkan untuk membangun kekuatan, bagaimanapun caranya. Untuk itu, kita harus pandai-pandai belajar tentang hal yang berkaitan dengan suka dan tidak suka, senang dan tidak senang dan segala prilaku yang menyangkut siapapun juga, yang dekat dengan kita. Sebuah sistem prilaku yang berada pada seseorang, bukanlah untuk dipertentangkan namun untuk diperkuatkan sebagai sebuah kekuatan, sebagai sebuah karakter yang ada pada orang tersebut.
Di sinilah letak kunci langgeng tidaknya sebuah hubungan, yaitu belajar memahami karakter yang dimiliki teman dekat kita, untuk bisa dibangun sebagai sebuah kekuatan.
Belajar membangun harmoni adalah kunci kuatnya sebuah hubungan ! Mengalah dan berkorban demi sebuah hubungan adalah syarat nyata untuk bisa menciptakan sebuah harmoni. Setelah kita belajar tentang karakter atau pola prilaku teman dekat kita, sedemikian sehingga untuk membangun sebuah kekuatan hidup, maka sudah selayaknya kita menjaga sebuah harmoni itu untuk tetap bisa selaras. Selaras, untuk tidak bertabrakan keras jika harus muncul persimpangan. Selaras untuk terus membangun hidup yang terus berkembang dan penuh godaan atau ujian.
Membangun sebuah harmoni dengan siapapun juga, tanpa ada pengorbanan dan keiklasan dengan pengetahuan yang melandasinya oleh satu pihak, atau syukur-syukur kedua belah pihak adalah hal yang mustahil untuk dilakukan. Sebuah harmoni harus dibayar dengan pengorbanan yang penuh keiklasan.
Sebuah pengorbanan yang berharap masing-masing dibalas dengan kasih dan sayang akibat pengorbanan tersebut. Sebuah pengorbanan, sebagaimana kita harus membayar taksi supaya kita cepat sampai tujuan dengan penuh kenyamanan. Atau harus membeli bensin untuk kendaraan kita supaya bisa menemani aktifitas kita sehari-hari dengan penuh mobilitas. Sebuah harmoni yang kita ciptakan tanpa kita sadari dengan penuh keiklasan, karena sebuah manfaat yang kita rasakan. Sebuah harmoni antara kita dengan kendaraaan yang ada. Lalu kenapa kita tidak mungkin bisa menciptakannya dengan teman dekat kita, ataupun dengan siapapun juga yang kita kehendaki ?
Selamat mencoba dan memulai hidup Anda dengan penuh makna !
Salam ! Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !
|