|
*** Ber-Amal ! Sekaligus Mendapat Jasa ! *** *** Waspadai Sumber Keonaran & Kericuhan di Lingkungan Anda ! ***
Hidup menjadi Mudah ! Hanya dengan Semangat Membaja !
Rena, Swasta, 22 thn,
Solo. 15
April
2005. Mau tanya kalo aku lahir tgl. 01-09-1982, untuk peruntungannya gimana,
MasIdan.
Peredaran Planet, Ide Dasar Ramalan Bintang
Sistem tata surya kita (matahari, bumi, bulan, dan planet lainnya) mempunyai keteraturan-keteraturan tertentu dalam pergerakannya. Keteraturan-keteraturan dan pergerakan semua planet (termasuk bumi) ini, mempunyai pereode-pereode tertentu (berulang-ulang secara tetap). Berulang-ulang secara tetap inilah, yang menyebabkan iklim (musim panas, hujan, Hujan salju, musim dingin, dll) mengikutinya secara pereodik. Jadi jangan heran jika musim di suatu tempat bisa ditetapkan atau diramal secara pasti. Datangnya badai, hujan, gelombang pasang, dan lain sebagainya dapat diketahuinya secara pasti. Kecuali akibat gempa, karena gempa kejadian alam yang tidak bisa diprediksikan kejadiannya dan dimana tempatnya.
Nah ilmu astronomi ( tentang peradaran planet) inilah yang menjadi dasar ilmu pernujuman atau ramal-meramal pada manusia. Sebab menurut mereka (para peramal) iklim dan cuaca yang bisa ditetapkan melalui peredaran planet inilah sebagai dasar mempelajari prilaku manusia.
Musim panas, kemudian musim gugur, kemudian musim gugur, kemudian musim semi, kembali lagi ke musim panas dan seterusnya berulang-ulang secara pereodik, inilah yang dianggap oleh mereka mempengaruhi pola prilaku manusia secara pereodik dan berulang-ulang. Dari sinilah mereka mengutak atik dan menghubungkan tanggal dan hari kelahiran manusia. Dan dalam perkembangannya mereka mencoba meramalkan perjalannan hidup manusia. Perjalanan Hidup yang seakan mengulang-ulang dari waktu ke waktu, dari iklim berganti iklim dan dari cuaca berganti cuaca.
Namun perlu anda ketahui bawasannya dalam ilmu astrronomi dapat digunakan ilmu pasti dalam perhitungan dan peramalannya. Perhitungan yang mengunakan angka-angka secara matematis. Sehingga segala sesuatunya dapat dihitung dan diukur secara pasti. Oleh karena itu jangan heran, jika terjadinya gerhana bulan, gerhana matahari, badai , angin puyuh, dan lain sebagainya dapat dihitung dan diramal secara tepat. Kalau toh meleset, kemungkinan besar hanya dalam hitungan detik saja, atau paling banyak bergeser dalam hitungan menit. Untuk itulah ramalan mereka dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Lalu bagaimana ilmu pernujuman (ramal-meramal nasib manusia) yang meramal manusia sebagai benda hidup ? Anda dan kita sebagai manusia, tentu saja punya perasaan, naluri, dan keinginan. Keinginan, perasaan dan harapan yang cenderung berubah-ubah, dimana sangat tidak mungkin bisa dihitung secara matematis. Untuk itu mungkinkah ramalan para ahli nujum itu bisa terjadi secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ataukah hanya akan meleset dalam hidungan detik dan menit ? Inilah yang menjadi masalah dalam ilmu pernujuman.
Seperti yang telah kami jelaskan diatas, bahwa pereodesasi peredaran planet itulah yang telah menjadi dasar mengutak utik prilaku manusia. Prilaku yang dalam anggapan mereka punya keteraturan dan berulang-ulang secara pereodik juga. Prilaku yang secara peroidik telah dipengaruhi oleh iklim yang ada. Iklim yang disebabkan oleh adanya peredaran planet yang mempunyai keteraturan dan pereodesasi.
Hal inilah yang menjadi ilham dan dasar pemikiran ilmu pernujuman, akan iklim dan prilaku manusia. Namun kemudian yang menjadi pertanyaan, mungkinkah pengaruh iklim terhadap prilaku manusia juga punya keteraturan secara pasti. Seperti halnya keteratruran peredaran planet sebagai benda mati itu ?
Ramalan prilaku manusia (perbintangan, neton/hari lahir dan tahun cina) menjadi patut untuk dipertanyakan keampuhannya dalam meramal manusia. Manusia yang punya cita, rasa, dan keinginan itu. Manusia yang hidup dengan penuh keinginan dan cita-cita itu.
Bisa saja iklim dalam ilmu astronomi dapat mempengaruhi sedikit banyak prilaku manusia dalam meraih cita dan keinginan yang ada. Bisa saja sifat dan perwatakan bisa diukur (walau tidak pasti) melalui pereodesasi iklim dan peredaran planet. Bisa saja ada kemiripan-kemiripan akan prilaku, sifat dan perwatakan seseorang yang mempunyai tanggal lahir yang sama.
Tapi bukanlah sesuatu yang diutak-atik bisa ketemu juga, seakan menjadi ada hubungannya. Inilah yang kami khawatirkan terjadi pada para peramal bintang-bintang lainnya. Hal ini disebabkan, berdasarkan logika pengaruh iklim atau peredaran planet terhadap prilaku manusia, maka logika yang diambil menjadi tidak pasti dan kurang bisa dipertanggungjawabkan. Ilmu yang tidak pasti disebabkan dihadapkan pada pengukuran terhadap prilaku manusia yang jelas-jelas punya keinginan dan harapan. Bukan pengukuran pasti yang dilakukan oleh para astronom terhadap peredaran planet dalam tata surya kita.
Sebuah Ramalan Ada, Supaya Ada Usaha.
Maka menjadi ada kekhawatiran yang akan terjadi pada ilmu pernujuman dan ramal meramal. Sebab perkiraan-perkiraan tersebut sangat potensial melakukan kesalahan dan kekliruan dalam meramal sesuatu yangt tidak pasti dan selalu berubah. Kesalahan-kesalahan inilah yang kami khawatirakn tidak terduga.
Namun dalam perkembangannya, mereka mulai kreatif dan banyak melakukan perbaikan-perbaikan dalam meramal. Sehingga pada kesimpulannya ramalan mereka seakan-akan merupakan strategi supaya manusia atau seseorang menjadi waspada menjalani hidupnya. Kewaspadaan untuk selalu berusaha memperbaki hidupnya. Kewaspadaan untuk memperbaiki nasibnya. Kewaspadaan akan kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi padanya. Kewaspadaan untuk mengetahui kekurangan dan kelemahan dirinya. Ingat ! umumnya, hampir semua orang sulit sekali mengetahui kekurangan dan kelemahan yang ada pada dirinya.
Sehingga ramalan bisa menjadikannya waspada dan melakukan usaha. Inilah makna yang terpenting dari sebuah ramalan yang mereka lakukan. Dilakukannya maksud tersebut, untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang sangat mungkin terjadi akibat ramalan yang mereka lakukan. Hal ini sangat disadarinya mengingat siapa yang diramalnya, yaitu mahkluk hidup yang punya perasaan dan keinginan.
Maka jujur saja, untuk menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri kepada diri anda, kami bisa saja melakukan ramalan yang mengarah ke sana, seperti apa yang mereka lakukan. Namun maaf, kami kurang tertarik (untuk mendalami pengetahuan tersebut) untuk melakukannya. Karena kami sangat khawatir akan melakukan pembodohan-pembodohan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan semangat dalam menempuh jalan hidupnya. Yang jelas untuk menumbuhkan rasa percaya diri, semangat hidup, usaha, dan kewaspadaan diri menjalani hidup yang penuh lika-liku dan jebakan ini, tidak harus dilakukkan dengan cara meramal.
Kami lebih suka menumbuhkan kepercayaan diri, semangat usaha, dan kewaspadaan diri dengan cara memahami realitas yang ada. Suatu kenyataan dimana seseorang akan jelas-jelas merugi kalau tidak mampu menumbuhkan kepercayaan diri, semangat berusaha dan selalu waspada dalam menjalani hidup ini. Di lain pihak adalah kenyataan, jika seseorang mampu melakukan atau menumbuhkan kepercayaan diri, semangat usaha yang keras, dan kewaspadaan diri atas segala jebakan hidup, niscaya dijamin orang tersebut akan selalu mendapat kemudahan-kemudahan dalam menjalani hidupnya dan tidak mudah terperosok ke lubang jebakan yang telah dipasang orang lain. Selanjutnya terbuka lebar jalan untuk meraih cita-cita dan harapannya.
Oleh karena itu, untuk memahami kenyataan-kenyataan yang ada dengan sejelas-jelasnya, memahami keberadaan dirinya sedang berada di mana, dan apa yang harus dilakukannya, tidak perlu dilakukan dengan coba-coba dan penuh keraguaan untuk melakukannya.
Untuk itu maaf, lupakan dulu sebuah ramalan. Marilah kita ulas dulu duduk permasalahan yang ada. Marilah kita bongkar dulu kelemahan-kelemahan yang ada pada diri kita. Dan kewaspadaan apa yang diperlukan supaya kita dapat melengganga penuh keyakinan, semangat dan mendapatkan kemudahan-kemudahan yang ada dalam hidup ini. Inilah yang kami lakukan, yang pada dasar tak berbeda jauh dengan makna apa dibalik sebuah ramalan oleh para peramal, yang bertujuan menumbuhkan semangat hidup, usaha, dan keyakinan pada diri seseorang.
Usaha yang Mem-Baja untuk Meraih Peruntungan dan Jodoh.
Peruntungan dalam dunia ramal mengandung maksud dan makna sebuah usaha. Inilah kemnyataan manusia yang belum tahu apa yang akan terjadi di depanya. Takan pernah tahu masa depannya. Bagaimana keadaannya. Semua serba tak tahu dan harus bagaimana ? Inilah yang menjadi kekhawatriran dan ketakutan akan masa depannya. Kekhawatiran dan ketakutan tentang apa yang akan terjadi padanya.
Kekhawatiran dan ketakutan yang telah menjebaknya dalam kepesimisan akan masa depannya. kepesimisan yang membuat segala sesuatu di masa depan serba sulit, tak jelas dan serba sempit peluangnya. Inilah yang membuat keberadaan ilmu pernujuman dibutuhkan oleh mereka. Kemudin mereka serasa melihat peruntungan yang telah diramalkannya. Lepas dari benar tidaknya sebuah ramalan, mereka serasa mendapatkan semangat hidup untuk mencoba berusaha mencari peruntungan tersebut.
Peruntungan yang menyebabkannya lebih optimis melihat masa depan yang serba tidak jelas ini. Sehingga mereka serasa mendapat seberkas cahaya di hati mereka untuk bangkit dan mencari makna dalam persaingan hidup yang terus bergerak ini. Mereka tanpa menyadarinya, telah terdongkrak semangat hidupnya untuk lebih berusaha, penuh percaya diri, penuh keyakianan dan harapan akan peruntungan yang diterima kelak.
Inilah dasar logika, dari ilmu pernujuman, yang tentu saja akan diterima oleh masyarakat banyak. Karena memberi semangat hidup kepada banyak orang yang sedang ketakutan menghadapi masa depannya. Masa depan yang tak tahu harus berbuat apa, dengan keadaan seperti ini. Logika yang nyata dari ilmu pernujuman dan ramal meramal, apapun alasannya adalah memberi semangat hidup kepada orang banyak. Ini tak bisa disanggah, bahwa kenyataannya telah banyak yang membutuhkannya.
Untuk itu Kami menyarankan kepada anda suatu ketika, anda mendapatkan ramalan yang bisa mengugah semangat hidup anda maka tidak salahnya untuk mempercayainya. Namun kebalikkannya jika anda malah merasa terbebani oleh keadaan yang disebabkan sebuah ramalan, maka sudah sepantasnya untuk tidak mempercayainya. Karena ini sangat merugikan keberlangsungan jalan hidup anda yang penuh harap, cita dan keinginan itu. Jadi kalau baik kita ambil hikmahnya, kalau buruk tinggalkan saja.
Masalah peruntungan anda, Jangan habis-habisnya anda untuk meningkatkan usaha kesana. Memang akan banyak jalan terjal dan menanjak untuk dilaluinya. Namun kalau anda habis-habisan menjalaninya, maka duri dan batu-batu di jalan itu seakan tak terasa mengenai anda, apapun keinginan anda. Maka berusahalah ! jangan mudah menerima keadaan yang anda terima saat ini. Terus dan terus-menerus melakukkan usaha, sebelum ada peningkatan yang selayaknya dan anda merasa puas karenanya.
Namun, tak ada jeleknya jika anda terus menerus berusaha, walau kepuasan sudah berada di tangan anda. Dan perlu anda ketahui, untuk meretas jalan menuju ke sana tidaklah mudah dan gampang. Namun sesuatu tidaklah menjadi tidak mungkin selama ada semangat yang membaja pada diri anda.
Semangat yang membaja adalah kunci orang-orang yang telah mencapai keberhasilannya. Karena semangat yang membaja tak mudah sakit oleh duri kesulitan yang ada. Karena semangat yang membaja tak mudah patah semangat ketika ada batu besar yang menghadangnya. Karena semangat membaja adalah ketabahan yang sangat kuat ketika kita harus menerima kerugian, kesalahan, dan kekliruan, seperti apa yang telah dirasakan orang-orang sukses dalam hidupnya. Dengan semangat membaja menjadikan mereka tetap terus mencari hikmah dan pelajaran yang dikandungnya. Hikmah dan pelajaran sebagai pengalaman yang sangat berharga dan tak ternilai harganya. Hikmah dan pelajaran sebagai langkah awal membuat jalan kesuksesan dalam hidupnya.
Semangat yang membaja adalah modal utama untuk meraih cita dam keinginan. Harapan dan keinginan apappun juga yang diinginkan dan dicitakannya. Apapun juga, jodoh, rejeki, kebahagiaan, ketentraman dan semua harapan yang diinginkannya. Karena semangat membaja adalah sebuah kunci yang harus kita punya dan milki untuk meretas jalan kehidupan yang nyata. Niscaya hidup kita akan lebih mantap dan meyakinkan !
Kunci jodoh adalah Aura ! Untuk mmemperkuat aura banyak cara yang kita bisa. Tidak harus pakai bunga-bunga dan kemenyan. Tidak harus pakai make-up dan perfum yang mahal. Tidak harus pakai wajah yang lumayan, tubuh yang menawan, dan penampilan yang menggairahkan.
Aura adalah jiwa yang ada pada diri kita yang harus kuat dimunculkannya. Aura yang harus ditebarkan bau wanginya. Aura yang harus diperlihatkan kekuatannya. Aura yang harus di tata sedemikian rupa sehingga akan terlihat anggun siapapun yang melihatnya. Karena aura adalah jiwa, jiwa yang akan memanggil siapapun juga yang melihatnya. Aura yang akan membuat orang menjadi penasaran ketika mendengarkannya. Aura adalah jiwa, bagai bunga sedang mekar yang akan menjadi daya tarik para kumbang. Tapi hati-hati jangan sampai ada kumbang yang belang mendekatinya. Karena mereka hanya akan menghisap madu yang ada, lalu pergi meninggalkan dan merusaknya. Tapi kumbang yang matang jwanya, yang akan menjaga bunga yang ada padanya.
Tebarkan Aura dengan kebaikkan-kebaikkan yang penuh kerelaan. Bukan kebaikkan-kebaikkan yang selalu berharap akan sesuatu daripadanya. Karena kebaikan yang dilakukkan dengan kesukarelaan akan memunculkakan kekuatan aura yang tak ternilai harganya. Kebaikan dengan kerelaan hanya akan dibalas dengan kebaikan yang nyata suatu ketika. Maka janganlah diharapkannya atas semua kebaikkan kita, karena mereka entah siapa, suatu ketika akan menggantikannya dengan kebaikkan yang tiada terkira. Maka jangan diharapkannya suatu kebaikan itu, karena mereka pasti menggantinya, entah siapa, dan dalam bentuk yang bagaimana. Kebaikkan pasti akan tiba menjemput kita.
Tebarkan aura dengan penuh senyuman yang ada pada diri kita. Walau kita sedang sedih. Walau kita sedang marah. Walau kita sedang tak suka. walau hati kita sedang bermuram durja. Biarkanlah senyuman yang pasti keluar saja dari muka wajah kita, apapun yang terjadi di hati kita. Karena menuruti kehendak hati yang sedang bermuram durja hanya akan menutupi, bahkan menghilangkan aura kita. Karena aura adalah jiwa. Yang hanya akan muncul jika jiwa kita dipenuhi dengan kebaikkan dan senyuman yang rela. Karena aura adalah jiwa. Jiwa yang terkandung dalam makna kebaikkan dan senyuman yang ada.
Singkirkan iri ,dengki, keserakahan dan kesombongan yang ada pada diri kita. Karena kesombongan dapat menutupi cantiknya aura kita. Karena kesombongan dan kedingkian hanya akan mengotori jiwa yang ada. Sehingga orang kesulitan melihat aura yang ada. Karena aura adalah jiwa. jiwa yang harus dipenuhi dengan kebaikkan dan senyuman. Karena aura adalah jiwa, maka jangan kotori jiwa dengan terlalu banyak noda yang bisa nutupinya.
Maka mulai sekarang bangkitlah untuk mengejar harapan yang ada. Harapan yang harus dikejar dengan usaha yang membaja. Harapan yang harus dilaluinya dengan kebaikan-kebaikan dan senyuman yang nyata. Supaya jalan yang terjal dan berliku ini serasa bisa kita nikmati karenanya. Karena kita bisa menikmati jalan yang terjal dan penuh lubang itu, maka segala sesuatu menjadi mudah karenanya. Sesuatu menjadi ringan karenanya. Sesuatu serasa menjadi tanpa terasa dijalaninya. Sehingga jalan meraih cita semakin mudah untuk mendapatkannya.
Ayolah mulai bangkit dan berusaha !
|