Surat Untuk Para Orang Tua :

Yang tidak Mendukung terhadap Pilihan Anaknya !

 

 

Madi, 21 thn, Eks Mahasiswa, Sumatra Barat. 6 Mei 2005.

 

Masalahku adalah dengan orang tua pacarku. belliau merasa aku ini tidak cocok dengan anaknya karena perbedaan fisik kami, pacarku orangnya tinggi sedangkan aku orangnya pendek. kami udah pacaran selama 1 1/2 tahun, dan selama itu pula kami pacaran backstreet. akhirnya kemaren ini paman pacarku liat kami jalan, dan responnyapun sama dengan nyokap doi. malah pake ngancam bakal ngasarin aku kalau masih jalan sama doi. kami sih berniat untuk meneruskan hub kami kejenjang pernikahan esoknya, maka dari itu aku merasa sangat perlu untuk mendapatkan restu dari keluarga doi. aku juga merasa kalau keluarga doi gak fer bgt kalau benci aku cuma gara2 kekurangan fisik. tolong dong .... makasih ya.


 

MasIdan.

 

Ketakutan-ketakutan Ortu terhadap Pilihan Anak ?

 

Inilah potret orang tua kita terhadap pilihan anak dalam masalah jodohnya. Tidak sedikit dari mereka terlalu banyak ikut menentukahan pilihan anak dalam banyak hal. Ini bisa dipahami karena mereka adalah orang tuanya. Orang tua yang sangat menginginkan anaknya dapat atau mampu menatap hidupnya dengan penuh kepastian. Menatap hidup yang jauh dari banyaknya problema hidup yang mungkin akan di hadapinya.

 

Sebagai orang tua, mereka merasa lebih tahu dengan setiap gerak kehidupan yang akan terjadi dan sebelum terjadi. Sehingga mereka seakan mampu membaca, atau bahkan mungkin mampu meramal tentang sesuatu hal yang mungkin akan terjadi pada anaknya. Untuk itu, mereka merasa bisa mengetahui dan meramalkan  apa yang akan terjadi kelak terhadap pilihan anaknya. Sebagai orang tua tentu saja mereka sudah banyak belajar tentang asam garamnya kehidupan ( banyak ilmu kehidupan).

 

Keadaan inilah, kemudian mereka menganggap bahwa anaknya masih belum banyak tahu tentang ilmu kehidupan. Ilmu kehidupan yang di dalamnya memuat banyak hal tentang prilaku seseorang, kelemahan, watak, sikap, masa depannya, tanggungjawabnya, perlakuannya terhadap calon istri/suami (kelak jika sudah bersuami/beristri), beban keturunan, pandangan-pandangan tentang hidup, dan keyakinan agamanya.

 

Ilmu tentang kehidupan yang sudah diketahuinya itulah membuat Orang Tua menjadi sangat protektif terhadap anaknya. Mereka merasa punya hak akan itu, mengingat merekalah yang melahirkan, menyekolahkan, membiayai dan merasa bertaggung jawab akan apa yang akan terjadi terhadap anaknya. Sikap-sikap inilah yang membuat orang tua mengabaikan hal-hal lain yang terjadi pada anaknya sebagai manusia. Sebagai manusia yang memiliki hak pribadi, memiliki naluri, dan sebagai anak yang juga merasa punya hak akan masa depannya.

 

Sikap protektif ( keinginan terlalu melindungi, terlalu mengatur, dan terlalu mengarahkan) terhadap anak, jika dilakukan dengan penuh kesombongan justru akan berakibat pada kebalikkannya. Di sinilah kesombongan orang tua yang dilakukannya dengan pemaksaan kehendak tanpa memperhatikan perlunya pemahaman-pemahaman dan pengertian. Kesombongan orang tua yang dilakukan sepihak tanpa mencoba melakukan diskusi dan pembicaraan-pembicaraan secara bijak.

 

Itulah yang banyak terjadi dengan para orang tua kita di dalam masyarakat ini. Yang selalu berbuat sepihak otoriter, tidak mau mendengarkan alasan-alasan anaknya, tetap bersikukuh pada pendapatnya dan menjadi sangat kurang bijak karenanya. Padahal perlakuan-perlakuan ini justru, hampir bisa dikatakan, tidak akan  membawa hasil apapun yang di harapkan para orang tua. Perlakuan-perlakuan semacam ini justru akan diabaikan oleh anaknya, karena telah mengecewakannya. Perlakuan-perlakuan seperti ini justru akan memperkuat hubungan mereka semakin membatu dan sangat sulit untuk dipisahkan. Perlakuan tersebut justru malah menjadikan hubungan berjalan dibelakang layar. Hubungan yang sudah sering dilakukan dibelakang layar, justru mengakibatkan hubungan mereka, semakin mudah tergelincir ke hal-hal yang tidak diharapkan para orang tua pada umumnya.

 

Hai...para orang tua, ketahuilah bahwa perlakuan-perlakuan yang sepihak, otoriter, dan merasa tahu segala-galanya terhadap pilihan anak, tidak akan pernah mendapatkan hasil yang diharapkan. Hai...para orang tua, ketahuilah bahwa perbuatan-perbuatan anda itu justru akan memperkuat hubungan mereka. Perbuatan anda itu akan menjadikan hubungan mereka semakin tidak wajar, dibelakang layar, dan sangat rentan tergelincir ke perbuatan yang tidak kita ingikan bersama.

 

Untuk itu justru tindakan anda semacam itu tidak akan pernah bisa menggoyahkan sedikitpun hubungan mereka. Tindakan anda itu, tidak akan membawa hasil seperti yang anda harapkan kecuali kebalikannya. Maka jika anda benar-benar melakukan itu, maka secara tidak langsung, ANDA TELAH MENDUKUNG MEMPERKUAT HUBUNGAN MEREKA. ARTINYA, APAPUN ALASANNYA, ANDA TELAH MENYETUJUI HUBUNGAN TERSEBUT, AKIBAT PERBUATAN ANDA !

 

 

Orang tua sering menjadi faktor utama kesulitan jodoh !

 

Kita bisa memahami mengapa orang tua menjadi agak protektif terhadap anak. Ya... Orang tua mana yang tak ingin anaknya hidupnya bahagia. Orang tua mana yang tak ingin hidupnya mapan dan kecukupan ekonominya. Orang tua mana yang ingin anaknya terluka, ataupun mendapatkan masalah dalam hidupnya. Orang tua mana yang rela anaknya hidup tersiksa akibat pilihannnya. Sebuah pilihan yang dianggapnya telah melakukan kesalahan dalam memilihnya.

 

Inilah sikap orangtua yang banyak terjadi di mana-mana. Sebagai orang tua, mereka sudah merasa tahu dengan asam-garamnya hidup di alam nyata ini. Merasa tahu setiap gerak, watak dan apa yang akan terjadi selanjutnya. Inilah sikap yang sering menghantui para orang tua. Menghantuinya secara berlebih-lebihan dan mengabaikan sesuatu yang lainnya. Mengabaikan adanya cinta yang sedang tumbuh di hati anaknya. Cinta yang masih muda dan masih perlu banyak belajar darinya. Dari jalan cinta yang sedang mekar dan begitu indahnya.

 

Namun sayang cinta yang baru mekar dan baru indah-indahnya telah di usiknya, dengan semena-mena. Siapa yang tak akan kecewa dengan apa yang telah dilakukan orang tua yang tidak mau tahu urusan hati anaknya. Mereka melakukannya dengan enak dan mudahnya, tentang cinta yang baru mekar dan indah ini. Mereka (orang tua ) tidak mengetahuinya, bahwa barang siapa berani-beraninya mengusik irama cinta, maka yang terjadi malah bertambah merdunya cinta mereka. Apapun alasan dan penjelasan mereka tentang cinta. Namun kalau dilakukan dengan semena-mena dan seenaknya, tidak akan berarti apa-apa kecuali hanya mengusik semakin merdunya lagu cinta.

 

Dan jika mereka berani-beraninya melakukan dengan kekuasaan sebagai orang tua dan pemaksaan yang tiada terkira, maka hanya akan menjadi tragedi para pelaku cinta. Sebuah tragedi yang menyebabkan kecewa dan bisa berbuat apa saja. Berbuat apa saja yang ingin mengusik merdunya cinta. Berbuat apa saja, yang pasti, bisa menjadikan orang tua kecewa dan tak akan pernah bisa berbuat apa-apa. Tak bisa berbuat apa-apa karena cinta bukan milik siapa-siapa kecuali mereka berdua.

 

Sebuah tragedi yang bisa mengakibatkan pemain cinta menjadi patah semangat hidupnya. Untung kalau hanya menjadi tidak mau di dekati siapa saja. Tapi bagaimana kalau sampai mengakhiri hidupnya. Siapa yang akan paling kehilangan jika itu benar-benar terjadi, hanya karena sebuah kesombongan dan kecongkaan yang ada. Tidak ada yang lain yang akan paling merasa kehilangan dan akan menyesalinya seumur hidup yang ada, kecuali anda sendiri sebagai orang tua ? Siapakah yang paling pantas utuk disalahkannya akibat kecongkaan dan kesombongan itu kecuali anda sendiri sebagai orang tua ? Maukah anda sebagai orang tua akan selalu mengulangi kejadian-kejadian yang seakan tiada akhirnya ini ? Silakan kalau anda masih ingin mengulangi lagi, sebab tidak ada orang lain yang akan menyesali perbuatan anda itu kecuali anda sendiri ? Bagaimana para orang tua masihkah anda ingin berbuat congkak dan sombong, sebagai orang tua ?

 

Dan perlu anda (para orang tua) ketahui, karena proses kekecewaan jiwa yang terjadi dalam hidup siapa saja, bisa menjadikannya trauma untuk mengulangi kejadian itu lagi. Kejadian yang telah merusik jalan cinta dengan semena-mena. Inilah banyak kasus yang menyebabkan mereka atau anak anda selanjutnya, menjadi tidak mau lagi merajut cinta dan menikah dengan siapa saja. Belum akibat kekecewaan jiwa yang terjadi membuat mereka atau anak anda kesulitan mendapatkan jodoh kembali. Kesulitan mendapat jodoh dan merajut cinta kembali, hanya karena adanya trauma yang dalam, yang telah meremukan jiwanya. Remuknya jiwa akibat perbuatan yang semena-mena. Terus siapa lagi yang tak akan menyesalinya kecuali anda sendiri sebagai orang tua. Menyesali untuk menanggung derita anak yang tak mau merajut cinta dan kesulitan jodoh yang ada, akibat traumanya.

 

 

Berhati-hatilah merajut cinta di bawah ketidaksetujuan orang tua !

 

Mas Madi yang sedang galau pikirannya,

Jujur harus kami akui, bahwa anda masih punya untuk melanjutkan cinta anda dengan sang pujaan anda. Anda sudah paham kenapa orang tua mudah bersikap seperti itu. Menurut kami, alasan tinggi anda yang pendek itu sebenarnya alasan-alasan yang muncul akbiat ketakutan-ketakutan dan kekawatiran orang tua tentang banyak hal tentang anaknya. Memang maksud mereka baik dan merekapun punya hak untuk itu. Namun bukan berarti, kesalahpahaman ini tidak ada jalan keluarnya.

 

Untuk itu, anda wajib membaca Klik >>>  Cinta dan Kokohnya Tembok Penghalang ?  dalam topik ini tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan langkah-langkah yang akan anda tempuh.

 

Akan tetapi melihat posisi anda yang tidak didukung calon mertua, maka bertindaklah satria untuk melakukannya. Bertindak satria untuk bersabar dan bertusaha dengan sebaik-baiknya. Dengan satria untuk melakukan langkah langkah yang terbaik dalam mengenal cinta anda berdua. Menurut kami, anda masih perlu banyak belajar ilmu cinta, untuk bisa benar-benar melangkah kesana. Untuk itu diperlukan sikap satria untuk melakukan semua itu. Sikap satria yang ditunjukakan dengan penuh kesabaran dan melakukan langkah yang dapat menjadikan simpati anda di mata masyarakat. Menunjukkan simpati dan dukungan kepada anda karena anda bersikap satria, sabar dan melakukan langkah-langkah yang seharusnya.

 

Bukan malah melakukan langkah-langkah pengecut untuk mendapatkan semuanya. Langkah seorang pengecut yang melakukan apa saja demi mendapatkan keinginannya. Namun karena dilakukan dengan tidak satria maka andapun akan berhadap-hadapan tidak hanya dengan orang tua, namun bisa jadi dengan masyarakat dan keluarganya. Malah tidak menutup kemungkinan juga, keluarga anda akan sangat kecewa dengan sikap kepengecutan anda, hanya demi keinginan yang ingin anda dapatkan itu.

 

Maka, bersikap satrialah dan mencoba mencari dukungan masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat yang ada. Mencari dukungan untuk meruntuhkan kesombongan yang ada. Karena tanpa cara yang demikian pastilah anda tak bukan dan tak lain hanyalah seorang pengecut biasa. Seorang pengecut yang hanya akan mendapatkan kesulitan-kesulitan dalam hidupnya dan tidak akan pernah mendapat kedudukan yang selayaknya dalam kehidupan ini. Maka bersikap satrialah dan cari dukungan untuk memperlemah kecongkaan yang ada !

 

Dan perlu digaris bawahi di sini, untuk melakukan usaha-usaha apa saja yang akan anda lakukan dengan satria. Anda harus ingat betul untuk tetap menghormati mereka sebagai orang tua sang pujaaan hati anda itu. Anda pada akhirnya harus tetap berbakti pada mereka, karena ini hukumnya harus dan wajib untuk dilakukan. Sebab jika anda pada akhirnya mengabaikan hal ini maka anda dapat kami pastikan bukanlah golongan orang-orang yang satria dan berjiwa besar. Dan tak perlu kami ulang-ulang, anda akan tahu sendiri resiko yang akan anda terima !

 

Selamat memperjuangkannya !

Selamat menentukan langkah dengan satria !

Do'a Kami menyertai langkah Anda !

Mungkin ini saja dulu yang bisa Kami uraikan. Untuk lebih banyak belajar mengenai banyak masalah kehidupan,  ikuti terus uraian-uraian yang penuh hikmah dan pelajaran  dari masalah-masalah mereka  di www.duhgusti.com , Mudah-mudahan langkah hidup Anda selanjutnya lebih mantap dan menyakinkan ! Dan tak mudah terperangkap dalam jebakkan hidup yang tak kentara !

Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !