Usaha dengan Tehnik Potong Kompas !

 

 

Dodi, 38 thn, Karyawan Swasta, Jakarta. 6 Mei 2005.

 

Mas Idan, saya seorang karyawan swasta di jakarta bekerja sudah 12 th tetapi penghasilan masih sangat minim, backgruond saya SLTA saya sudah berusaha untuk pindah pekerjaan tetapi sampai saat ini belum dapat. Apa yg harus saya lakukan?

 

MasIdan.

 

Membidik rejeki butuh waktu dan kejelian.

 

Keberuntungan rejeki memang gampang-gampang susah. Bagaimana tidak, kita sudah sekian lama bergelut dan berusaha mencari rejeki yang ada. Namun, tampaknya rejeki itu tak datang-datang juga atau mungkin tetap yang itu-itu saja. Datang juga seperti yang kita harap-harapkan dan kita inginkan. Kemudian seakan hidup kita tak berkembang-kembang sebagaimana banyak orang lainnya. Tapi itulah rahasia Tuhan supaya manusia tidak mudah menyerah pada suatu tempat saja. Menyerah pada keadaan yang sudah kita terima. Rejeki yang kita harapkan sebenarnya sudah ada, cuma bagaimana kita dapat menemukannya. Itulah makna berusaha dan mencari ke manapun ia berada.

 

Lalu apa maksud Tuhan yang memudahkan siapa saja yang diinginkan-Nya ? Apa  maksud Tuhan yang tidak memudahkan rejeki pada sebagian besar orang ? sehingga mereka, seperti serasa mudah mendapatkan nasib baiknya. Nasib baik meningkatnya rejeki yang cukup cepat bertambahnya. Lepas dari semua cara yang telah mereka gunakan untuk mendapatkannya. Tetapi fakta menunjukkan bahwa mereka serasa mendapat keberuntungan. Keberubtungan meningkatnya rejeki itu. Tentu saja akibat demikian cepat rejeki itu meningkat membuat kecukupan ekonominya dan seakan dapat membeli apa saja yang diinginkannya.

 

Dan seiring dengan meningkatnya ekonomi mereka, seakan kehormatan merekapun ikut meningkat mengiringinnya. Kemudian tanpa terasa kehidupan merekapun bagai di penuhi dengan kebahagian. Dan serasa tampak bahagia untuk menjalani kehidupan selanjutnya.

 

Itu semua tak jarang pula membuat iri orang-orang yang sudah lama menjalankannya dengan taat agamanya. Namun tak sedikit mereka kecewa, karena Tuhan tidak memilihnya untuk mempermudah rejekinya.

 

Enak saja mereka iri dan kecewa. Apa jadinya jika Tuhan membuat rumus yang demikian kentara. tentu saja orang akan menjadi tak mau usaha dan mencarinya. Itulah yang sebenarnya menjadi kehebatan tuhan  dalam merahasiakannya. Sebab jika manusia tahu rumus tentang rejekinya, maka bagaimana mau usaha karena sudah jelas cara mencarinya. Itulah Kebesaran-Nya, sehingga manusia dituntut berkembang dan berusaha. Dan karena berkembang dan berusaha itulah menjadikan manusia secara keseluruhannya menjadi sempurna. Sempurna dalam menjalani kehidupannya.

 

Kami tidak bisa membayangkan jika manusia tidak harus susah-susah dalam mencari rejekinya. Kemudian manusia telah menjadi kaya semua. Lalu siapakah yang akan mau menjadi pesuruh atau pegawai biasa, lha wong mereka sudah kaya semua. Lalu siapakah yang akan membangun rumah-rumah atau gedung-gedung di sekitar kita, robotkah ? Kan menjadi tidak masuk akal dan mustahil. Itulah kebesaran Tuhan yang menginginkan manusia menjadi sempurna. Menjadi sempurna karena adanya makna usaha dan mencari.

 

Dii sinilah ketidaktahuan manusia, yang mudah muncul di hatinya hanyalah keirian, ketidaktahudirian, ingin enaknya saja, dan sebagainya dan sebagainya. Sehingga sogok-menyogok, suap, korupsi dan segala bentuk dari wujud keinginan manusia yang ingin enaknya saja, ingin mudahnya saja, tak mau banyak usaha, tak mau susah bersaing, tak mau menerima kekalahan, serakah dan lain sebagainya, dalam urusan rejekinya. telah menjadikan awal mula terjadinya keboborokkan nurani yang terjadi pada sebagian besar masyarakat bangsa.

 

 

Jangan Ada Kedengkian Soal Rejeki ?

 

Mudah-mudahan kita sudah paham betul apa maksud Tuhan. Sehingga tidak ada iri pada diri kita yang masih diberi kesulitan rejeki ini. Dan tak ada kata lain pada diri kita, kecuali harus dan harus berusaha dan mencari. Maka dari itu, kita harus menerima keadaan kita, yang mungkin masih dirasa kekurangan ini. Kita harus selalu ingat untuk meningggalkan rasa iri dan dengki. Sebab iri dan dengki dalam masalah rejeki, hanyalah akan menyebabkan kita menjadi orang yang mau enaknya sendiri, tak tahu diri, mau mudahnya saja, tak mau banyak usah dan tak mau menerima kekalahan hidup dalam masalah rejeki. Sebab kalau tidak, percayalah ! kita hanya menunggu waktu untuk mendapatkan kesengsaraan hidup, cepat atau lambat.

 

Bagaiman tidak sengsara, kalau tenaga dan pikiran kita habis digunakan untuk memikirkan keirian dan kedengkian kita. Lalu usaha kita pun menjadi lembek karenanya. Bagaiman tidak sengsaranya, kalau kita hanya ingin enak dan mudahnya saja. Yang hanya akan menggiring diri kita melakukan kejahatan-kejahatan ekonomi. Atau hanya akan menjadi pelacur ekonomi. Atau hanya akan menjadi pecundang dalam hal ekonomi. Sehingga bisa saja kita tiba-tiba bisa jadi kaya yang mendadak. Namun pastilah rapuh di dalamnya, karena dihadang keadilan yang menunggunya.

 

Bagaimana tidak sengsaranya kita, jika tak mau banyak usaha dan tak mau menerima kekalahan hidup kita. Sehingga kemungkinan besar akan menggiring kita menjadi pengecut dakam hidup. Pengecut dalam hidup yang bisa saja menjadikan kita kaya, namun dengan cara menjilat, dan menipu. Bagaiman kita bisa bertahan lama jika kekayaan kita didapat dari cara seperti itu. Apalagi kita sudah menjual kehormatan dan harga diri kita dengan cara menjilat dan menipu. Sebuah kehormatan sementara karena didapatkan dengan sesuatu yang tak mungkin akan bertahan lama.

 

Untuk itu marilah kita mulai sekarang untuk berusaha sekuat tenaga dan sehabis-habisnya. Sekuatnya untuk mencoba meningkatkan taraf hidup kita. Memeras tenaga yang ada Dan sehabis-habisnya mengerahkan tenaga yang ada untuk bisa didayagunakannya

 

Kami bisa memahami keadaan anda yang seakan mandek dalam masalah ekonominya. Anda serasa sudah terpenjara akibat kekurangjelian menyikapi hidup tentang masalah rejeki anda. Apalagi karena keadaan bangsa, kita seakan dihadapkan dengan sangat penuh persaingan dan keras hidup yang sedang melanda bangsa. Sehingga kitapun harus bersiap-siap habis-habisan masuk dalam dunia yang penuh dangan persaingan yang sangat keras ini. Sebab tanpa itu kami pesimis anda bisa mengembangkan rejeki yang sekarang sudah anda terima. Untuk itu marilah kita persiapkan segala sesuatu secara habis-habisan untuk merubah keadaan yang ada sekarang ini pada kita.

 

Seacara habis-habisan, karena kita mulai lagi dari nol. Dari nol untuk menuju ke angka seratus, atau paling tidak nilai 70-pun sudah cukup baik. Habis-habisan karena angka nol menunjukkan kita harus hidup seadanya. Angka nol menunjukkan kita untuk mengubur sementara mimipi-mimpi kita. Angka nol menunjukkan kita untuk tetap tegar merasakan jalan yang harus kita tempuh menuju impian kita. Angka nol juga selalu mengingatkan kita akan cobaan dan ujian yang harus kita terima akibat impian kita. Angka nol itulah yang seakan menyadarkan kita untuk tetap maju pantang mundur mempersiapkan jiwa kita menjadi jiwa yang memang sudah siap menerima impian kita. Jiwa yang siap sedia jika sudah kokoh dan membaja. Tanpa jiwa yang kokoh dan membaja, maka mustahilah anda dapat menemukan impian anda. Sebab kami yakin anda belum punya dan belum tahu bagaiman jiwa yang kokoh dan membaja itu. Maka tidak ada kata lain untuk memulainya, jika anda benar-benar punya impian yang cukup mulia itu.

 

 

Rubah Strategi Penghasilan Anda !

 

Kami sangat yakin kalau anda masih mempertahankan strategi penghidupan anda yang masih selalu bertahan pada penghasilan dari perusahan swasta itu. Maka kami sangat yakin, kecil kemungkinan anda bisa mengembangkan keadaan ekonomi anda yang seakan berhenti saja itu.

 

Strategi yang biasanya ideal untuk meenghadapi keadaan bangsa ini adalah pegawai + wiraswata. Bukan pegawai + pegawai. Sebab dalam kenyataannya banyak format rejeki keluarga pegawai + pegawai menjadi terhenti begitu saja, mandek tanpa ada perkembangan yang nyata. Penghidupan mereka seakan berkutat ke itu-itu saja. Bagaimana tidak, penghasilannya saja sudah habis setelah dikurangi untuk ini dan untuk itu, habis dan tak bisa berbuat apa-apa lagi untuk yang lainnya.

 

Lalu apa itu format pegawai + wiraswata itu ? Format di mana jika anda pegawai dan istri masih di rumah saja, maka doronglah si istri menjadi wiraswata dengan bantuan anda. Atau jika anda dan istri anda adalah pegawai, maka harus ada tekad untuk mundur salah satunya, tergantung keadaan yang ada. Ini harus, jika anda masih ingin menharapkan mimpi itu. Memang kami akui anda akan menghadapi sedikit goncangan ekonomi akibat perubahan strategi ini. Namun jika anda tegar dan mempunyai tekad yang membaja, maka semuanya pastilah dapat dilaluinya.

 

Namun sebaiknya supaya goncangan ekonomi tidaklah serasa begitu berat maka sebaiknya jangan dilepas dulu pekerjaan pertama sebelum mendapat pekerjaan barunya. Pekerjaan baru yang mengarahkan ke dunia wiraswasta.

 

Tip Wiraswasta dengan Tehnik Potong Kompas,

Ingat tidaklah mudah memasuki dinia wiraswata, banyak hal yang harus dipelajarinya, banyak waktu yang dibutuhkan, dan harus ada keahlian tertentu untuk itu. Maka dari itu, janganlah bernimpi masuk dunia usaha itu, mudah dan ringan. Namun demikian, dengan semangat membaja dan tekad yang kuat untuk merubah strategi penghasilan, supaya dapat hidup lebih mapan, maka semua itu menjadi bukan masalah.

 

Mengingat kalau kita mengunakan metode mencoba dan belajar dari awal terlalu banyak menyita waktu dan tenaga, ingat ini pasti terjadi bagi pemula. Untukm itu mengingat usia dan kebutuhan anda, maka tidak ada jalan lain kecuali menggunakan metode potong kompas.

 

Metode potong kompas ini, anda harus melupakan dulu, atau malah lebih baik meninggalkan dulu idialisme anda tentang usaha yang akan anda lakukan. Ini mengingat usaha yang ideal menurut anda, akan menjadikan anda memulai dari awal. Dan karena anda sebagai pemula maka jalan menuju ke sana semakin berat dan terlalu lama. Dan kami khawatir, anda bisa-bisa menyerah dengan keadaan, akibat beratnya medan usaha.

 

Lalu bagaimana memulai metode potong kompas tersebut ?

 

  1. Cobalah anda berjalan-jalan dan melihat-lihat di jalan-jalan besar, usaha apa yang tampak lebih menghasilkan dan anda merasa tertarik untuk menirunya. Ingat jatuhkan pilihan usaha yang benar-benar berhasil, jangan yang belum menyakinkan.

  2. Dan cobalah anda melamar menjadi bagiannya, dengan niat mempelajari cara mengelola dan cara memasaknya ( jika usaha itu bergerak di bidang makanan). Pokoknya segala tehnik yang menjadi ciri khas usaha tersebut. Urusan gaji adalah urusan yang ke dua, atau paling tidak cukup untuk menyambung hidup dan modal usaha Anda. Atau bisa saja, anda mengambil salah satu pegawai usaha itu untuk menjadi pegawai anda (jika mampu), ini penting untuk mengetahui segala sesuatu yang telah terjadi dalam usaha itu. Namun yang jelas cara yang pertama lebih menjanjikan dari pada cara yang kedua. Akan tetapi kedua-duanya bisa dilakukan selama anda mampu mempelajari tehnik dan ciri khasnya. Ingat ini butuh waktu. Waktu ideal untuk mempelajari ini semua adalah satu tahunan. Atau jika anda cepat memahaminya bisa-bisa lebih cepat dari itu semua. Dan ingat jika anda berniat masuk menjadi pegawai mereka, janganlah mereka tahu bahwa anda sedang mempelajari cara mereka mengelola. Sebab bisa-bisa anda mendapat kesulitan untuk itu. Maka berhati-hatilah dan bertindaklah sebagaimana pegawai yang lainnya. Janganlah anda merasa tertekan dan lainnya, sebab itu jalan yang harus anda lalui. Anda lalui untuk menuju impian anda.

  3. Nah kalau anda sudah cukup pengalaman dan skill untuk itu semua. sudah saatnya anda mulai dengan tekad yang kuat dan semangat membaja, supaya anda mampu menghadapi pelajaran yang akan anda hadapi di dunia usaha yang nyata. Kami akui bahwa itu semua tidaklah mudah, namun jika tekad anda sudah mengalahkan segala-galanya, maka semua seakan menjadi tanpa masalah.

 

Itulah tiga point penting yang bisa dijadikan landasan berpikir cara berusaha memotong kompas. Tiga point itu hanyalah contoh dan dasar pemikiran penting yang harus dipelajarinya. Untuk itu, pandai-pandailah mengembangkan  dan menyesuaikan metode dasar yang kami kemukan diatas. Sebab semua akan sangat berpengaruh pada kemampuan dan modal yang mungkin bisa anda lakukan. Namun yang jelas jika anda mencoba berusaha menuruti idealisme anda, kami khawatir anda terlalu banyak menemui kesulitan dan hambatan. Dan jika anda tidak mampu untuk itu, besar kemungkinan anda menyerah karena banyak hal yang menyebabkannya.

 

Maka kalau anda sudah punya niat merubah penghasilan anda, tampaknya itu adalah jalan yang pantas untuk dilakukan. Dan kami juga selalu mengingatkan untuk janganlah mudah terpengaruh orang-orang bodoh yang ingin ikut mengatur hidup anda. Maka kuatkan tekad dan semangat untuk itu. Jangan lupa anda wajib membaca dan mencoba mengambil hikmah dari, Klik >>> :

 

  1. Hidup menjadi Mudah ! Hanya dengan Semangat Membaja !

  2. Rejeki dan Jalan Menuju Kemapanan !

  3. Masalah Pada Dasarnya Bukanlah Masalah !

 

Selamat memulai hari baru anda ! Dan Selamat menentukan pilihannya !

Jadikan hari-hari anda dengan semangat yang membaja !

Selamat memperjuangkannya !

Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !