|
*** Ber-Amal ! Sekaligus Mendapat Jasa ! *** *** Waspadai Sumber Keonaran & Kericuhan di Lingkungan Anda ! ***
Semuanya Berhak Mendapatkan Cinta !
Ari, 16 thn, Pelajar, Jakarta. 3 Mei 2005.
Saya adalah seorang pelajar SMA. Saya ga tau kenapa mudah sekali frustasi dan cepat pesimis. tapi teman2 saya banyak yang minta saran kepada saya dan saya dapat menyelesaikan masalah mereka itu dengan bijak, tapi saya tidak bsa menyelesaikan masalah saya sendiri. saya merasa menjadi orang yang paling buruk. Ya.... memang saya aga gendut, berkulit sawo matang, rambut bergelombang, hidung pesek, dan tidak begitu pintar. dan saya merasa hal itulah yang tidak bisa saya rubah. teman-teman saya semuanya sangat cantik2, sehingga dengan mudah mereka bisa mendaptkan cowok yang mereka inginkan, padahal saya juga ada naksir kakak kelas, tapi saya mengurung perasaan saya itu dikarenakan saya merasa kekurangan saya ini sangat banyak. sedangkan jaman sekarang orang lebih banyak mementingkan kecantikan, dari pada isi hati orang tersebut. Saya jadi merasa minder, ada teman saya yang bilang kalau itu hanya ujian dan menyuruh saya bersabar, tapi memang mudah berkata sabar dari pada melakukannya ya kan? lalu apa yang harus saya lakukan, agar rasa percaya diri saya timbul? MasIdan.
Jika Dunia tanpa Dinamika maka Dunia menjadi Hampa !
Kami sangat terharu dengan keadaan adik ini. Betapa tidak, teman-temannya yang cantik-cantik itu, seperti bisa menikmati betul hidup dalam kehidupannya. Bagaimana tidak mereka bisa mengaktualisasikan naluri cintanya dengan setiap cowok yang datang dan tertarik kepadanya. Betapa bahagianya mereka menikmati hidup ini.
Di lain pihak anda mereasa kelimpungan, karena ternyata anda dilahirkan dengan sedikit kekurangan, sehingga anda menjadi galau menghadapi hidup ini. Namun sudah tidak adilkah Tuhan Yang Maha Adil itu.
Sayang adik belum mampu mencoba menyibak Keadilan Tuhan Yang Sangat Maha Adil itu. Ketahuilah, kenapa manusia diciptakan sedemikian rupa itu, kalau semata-mata bukan Keadilan Tuhan itu sendiri. Bisakah kita memebayangkan jika dunia ini, hanya diciptakan wanita-wanita yang cantik-cantik semua. Wanita yang pintar-pintar semua. Ataukah semua diciptakan yang baik-baik saja. Kalau begini, Adilkah Tuhan itu.
Kami tak bisa membayangkan jika Tuhan berbuat begitu. Bak serasa akan berada dikehidupan yang sangat aneh dan membingungkan. Bagaimana tidak, Siapa yang akan bisa bilang bahwa si dia cantik. Siapakah orang yang bisa mengatakan si dia menarik. Dan siapakah orang yang akan bisa memilih sesuatu yang sudah lama dilahatnya selalu sama itu. Selalu sama karena mereka semua cantik-cantik, baik-baik, menarik-menarik, pintar-pintar, dan sebagainya, dan sebagainya. Apa jadinya manusia yang akan dihadapkan dengan situasi yang seperti ini. Pastilah dunia serasa menjadi hambar karena sudah tidak ada lagi suatu dinamika. Sebuah dinamika yang di dalamnya mengandung banyak makna. Banyak makna karena kita bisa merasakan baik dan buruknya kehidupan di dunia. Terus bagaimana kita bisa merasakan sebuah dinamika, jika kalau ternyata semua menjadi sama.
Ataukah manusia akan merasakan yang namanya kebahagian tanpa adanya makna dari suatu dinamika. Bisakah manusia sempurna jika yang ada di dunia hanyalah hal yang sama. Yang sama tanpa makna, makna dari sebuah dinamika.
Kami tak bisa membayangkan, jika itu terjadi semua. Bagaimana kita bisa merasakan kebahagiaan, lha wong kita saja belum pernah merasakan yang namanya pedih dan luka. Bagaimana kita bisa mengetahui warna putih atau hitam, kalau ternyata semua menjadi sama. Bagaimana kita bisa maju dan berkembang, kalau ternyata tidak ada yang dinamakan dinamika. Bagaimana mungkin kita merasakan kebahagian dan cinta tanpa sebuah makna dari suatu dinamika. Bagimana mungkin kita bisa menikmati dunia kalau ternyata semua sama. Bagaimana mungkin, jika ternyata semua mandek tanpa makna ?
Cinta SMA memang masih Jauh dari Cinta yang Sebenarnya.
Kami heran dengan adik ini, dilain pihak kami juga bisa bersyukur karena adik mampu memahami keadaan diri, ingat dik, tidak semua orang bisa memahami keadaan diri. Kami heran, karena adik seakan menunutut sasuatu yang sebenarnya bukan menjadi bagian hidup adik. Bagaimana tidak, wong jelas-jelas kita seorang dokter kok disuruh menghitung hitungan akuntasi. Atau malah sebaliknya, seorang akuntan kok disuruh memberi analisa tentang suatu penyakit yang agak sulit. Kan menjadi nggak lucu tho dik !
Seorang dokter pastilah akan menikmati pekerjaannya jika dia mendapat bagian mengurusi masalah penyakit dan kesehatan seseorang. Mereka sangatlah bisa menikmati, karena sudah tahu betul tehnik dan pengetahuannya tentang penyakit dan pengobatan. Demikian juga seorang akuntan, tentu saja sangat bisa menikmati pekerjaan, jika mendapat bagian hitung-menghitung keuangan.
Disinilah letak kekliruan yang telah dilakukan adik, yaitu tidak mampu menempatkan diri sebagaiman adik memahami keadaan diri. Dunia SMA (atau yang seusianya) adalah dunia penuh suka dan cinta. Namun dunia SMA adalah dunia yang masih jauh dari makna suka dan cinta yang sejati-sejatinya. Bagaiman tidak, mereka baru saja belajar mengungkap naluri cintanya. Sebuah naluri cinta yang sudah diberikan Oleh Tuhan dari sononya. Tapi ingat ilmu cinta tidaklah mampu akan dikuasainya hanya dalam waktu semasa SMA saja. lmu cinta sangatlah luas dan rumit untuk segera dikuasainya.
Maka dibalik dunia SMA yang penuh suka dan cinta itu ada, kalau siapa saja tidak berhati-hati menjalaninya niscaya mereka sangatlah mudah terjebak oleh perangkap yang telah ada dibalik makna suka dan cinta itu. Bagaimana tidak, kalau mereka tidak menyadarinya, bahwa keadaan dirinya sedang belajar mengungkap cinta. Namun mereka seakan menikmati dan menjalaninya, seakan sudah tahu betul apa ilmu cinta itu. Apa yang namanya cinta yang sangat luhur itu. Apa yang namanya cinta yang sangat mulia itu. Dan apa yang dinamakan cinta yang sebenar-benarnya itu.
Maka, tak sedikit dari mereka yang menyadarinya, sehingga mereka menjalaninya tanpa kendali dan batasan diri. Tanpa kendali dan batasan diri karena ketidaktahuannya, tentang harus adanya ilmu cinta, untuk dapat menjalani itu semua. Sehingga mereka sangatlah mudah terperangkap dalam jebakan permainan-permainan cinta. Perangkap dan jebakan permainan cinta yang sangat bisa mematikan siapa saja, yang tidak mengendalikan dan membatasi dirinya. Namun banyak dari mereka tidak mau tahu urusan ilmu cinta. Akan tetapi sayang, apa yang akan didapat dari kesombongan mereka tentang perlu adanya ilmu cinta itu. Mereka baru bisa menyadarinya perlunya ilmu itu, setelah mereka merasakan terperosok yang cukup dalam di jebakan perangkap cinta, yang tak mampu mereka kendalikan itu.
Kalau sudah begitu siapa yang akan merugi dan meratapinya. Untung kalau, si pemain pasangan cintanya tidak melarikan diri dari tanggungjawabnya. Tapi bagaimana kalau mereka melarikan diri dan meninggalkannya. Sudah bisa dipastikan hidupnya selanjutnya bagai berada diujung tanduk. Berada diujung tanduk karena bersiap-siaplah mereka menhadapi ketidakpastian-ketidakpastian dalam hidupnya. Ketidakpastian yang sangat dapat mengelincirkan mereka ke dunia kehidupan yang sangat kejam ini. Ketidakpastian melangkahi hidup ini dengan sangat lemahnya. Dengan sangat lemahnya, karena mereka sudah banyak kehilangan jiwa dalam dirinya. Maka barang siapa mendengar teman ataupun saudara atau siapa saja yang sudah terjebak dalam kehidupan seperti ini, kami mohon utuk mendatangi kami, sebelum terperosok di banyak jebakan hidup di dunia ini.
Ya seperti itulah adanya, kalau tidak hati-hati dan mampu mengendalikan diri menikmati suka dan cinta SMA, yang masih jauh dari makna yang sesungguhnya. Namun ini wajar karena mereka hanya ingin mengungkapkan nalurinya . Naluri yang telah diberikan Tuhan kepadanya. Tapi mudah-mudahan mereka sadar akan keadaannya, yang baru belajar mengungkap ilmu cinta. Ilmu cinta yang masih jauh dan panjang menuju cinta yang sejati-jatinya. Mudah-mudahan mereka masih menyadarinya, sembari menikmatinya. Menikmatinya apa-apa yang telah diberikan Tuhan oleh mereka.
Kita sangat punya Hak seperti mereka, walau harus Berbeda Tempatnya !
Kalau anda sudah bisa memahami akan keharusan adanya sebuah dinamika, maka sudah saatnya anda harus menerima kenyataan yang ada pada diri anda. Ibarat dalam sebuah perlombaan anda sudah tersisih sejak awal. Dan andapun menyadarinya, bahwa anda tidaklah mungkin ikut lagi berlomba dengan mereka. Walaupun mungkin anda mengnginkan menjadi juara harapan keempat saja. Namun anda sudah kalah pada awal perlombaan yang digelarnya. Namun begitu kami bersyukur, anda bisa memahami kekalahan anda akan adanya perlombaan tersebut. Walaupun anda tak menutupi diri tentang kegalauan, kapan bisa merasakan menjadi juara seperti mereka. Ataupun masih ingin bisa merasakan ikut perlombaan-perlombaan berikutnya. Walaupun tidak harus juara, tapi tetap ikut lomba yang tidak kalah di awalnya.
Namun masalahnya, apasih yang dicari orang supaya bisa menjadi juara. Atau apasih yang dicari orang yang selalu ingin ikut sebuah perlombaan. Kebanggaankah ? Sebab kalau cuma sebuah kebanggaan tidak harus dicarinya melewati lomba. Prestasikah ? Sebab kalau prestasi tidak harus dicari melalui lomba. Demi kesenangankah ? Sebab kalau cuma mencari kesenangan tidak harus dicari melalui lomba. Bukankah begitu dik ? Semua tidak harus dicari pada tempat yang sama, namun sangat banyak tempat untuk bisa diraih semuanya. Bukankah begitu ?
Inilah yang membuat anda menjadi galau karenanya. Menjadi galau karena telah memandang dunia ini menjadi sempitnya. Sehingga anda merasa hanya melihat peluang pada satu tempat saja. Dan kemudian anda telah menganggap tidak ada tempat lainnya untuk anda. Itulah penyebab utma kegalauan anda. Dan kakak berani menjamin kalau anda masih punya pemikiran dan pendapat begitu, maka kegalauan anda tak akan ada habis-habisnya. Tapi kalau anda sangat tidak ingin hidup dibawah bayang-bayang kegalauan maka anda harus bersegeralah untuk menempatkan diri anda pada tempatnya. Tempat yang mugkin bisa menghilangkan kegalauan anda itu terus membayanginya.
Terus Dimanakah Tempat Anda itu ? Tempat dimana anda tidak mungkin bisa berprilaku seperti teman-teman anda. Suatu tempat dimana teman-teman anda berprilaku agak pasif dalam menunggu cintanya. Walau mungkin mereka telah diberi Tuhan anugerah yang banyak kelebihan dan keberuntungan. Namun ingat ! kelebihan dan keberuntungannya itu, bukanlah segala-galanya. Segala-galanya yang tak mungkin anda juga tak bisa mendapatkannya. Tempat dimana mereka bisa pasif karenanya. Pasif untuk menunggu datangnya cinta, yang baru akan dipahaminya itu. Dipahamiminya sebagai langkah awal belajar menuju cinta yang sebenar-benarnya. Nah inilah yang menurut kami bukanlah tempat anda. Suatu tempat dimana anda harus pasif menunggu datangnya cinta.
Tidak ada larangan sedikitpun seorang wanita menawarkan panggilan cintanya kepada seorang laki-laki, selain semua itu tujuannya adalah mulia. Tujuan mulia yang bukan untuk coba-coba. Coba-coba, kalau ternyata si dia mau, maka anda justru lari meninggalkannya.
Tujuan mulia yang suatu ketika ternyata si dia tidak menanggapinya, maka anda akan membencinya. Maka anda akan menjelek-jelekkannya, dan sebagainya, dan sebagainya. Mulia karena dalam surat pernyataan cinta itu, jika si dia menolaknya, maka anda berjanji tidak akan mengutak-utiknya. Mengutak utik untuk tidak mengembalikan ke keadaan yang semula. Yang semula sebelum ada surat pernyataan itu ada dan diterimanya. Mulia karena anda siap akan menerima kenyataan yang ada, apapun jawabannya. Mulia karena berjanji akan tetap melanjutkan persahabatan yang selama ini terus dibinanya. Mulia karena anda hanya ingin menuntut kepastian dari si dia. Kepastian apakah si dia bisa menerima cintanya. Mulia karena setelah ada jawaban yang nyata, berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, untuk mengejar-ngejar mendapatkan cintanya. Itulah kemulian sejati yang bisa dilakukan siapa saja baik laki-laki maupun wanita. Semua syah-syah saja, dan tak ada yang bisa melarangnya.
Oleh karea itu janganlah terpengaruh dengan pendapat-pendapat bodoh, tentang anggapan wanita tidak baik mengungkapkan cintanya pada laki-laki. Pendapat-pendapat bodoh yang tak tahu apa-apa. Tak tahu apa-apa, karena mereka sama sekali tidak paham dengan apa yang dinamakan ilmu cinta itu. Ilmu cinta yang bisa dilakukan siapa saja, yang punya tujuan mulia.
Selamat mencoba dan menatap langkah dengan pastinya ! Dengan pastinya, supaya hidup ini banyak memberi peluang kepada anda ! Terus ambil hikmah rahasia kehidupan dalam situs ini, supaya anda bisa semakin percaya diri melangkah kedepan ! Terus melangkah ke depan yang sama sekali tidak ada urusannya dengan segala kekurangan yang anda punya ! Selamat berjuang ! dan jangan beri tempat sedikitpun pengecut bersarang di hati anda ! Kerena hanya dengan bersikap satrialah, kita bisa menemukan siapakah diri kita yang sebenarnya ! Yang sebenarnya ada dan berhak menikmati semua yang ada dalam kehidupan ini ! Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !
|