*** Ber-Amal ! Sekaligus Mendapat Jasa ! ***

 *** Waspadai Sumber Keonaran & Kericuhan di Lingkungan Anda ! ***

 

 

Maksimalkan Kinerja adalah Solusi Hidup !

 

 

Ratri, 20 thn, Karyawati, Jakarta. 29 April 2005.

 

Saat ini saya belum menjadi karyawan tetap dikantor saya bekerja (kontrak). Tetapi sepertinya bos saya kurang begitu menyukai saya, walaupun didepan saya dia tetap berskap baik. Saya mengetahui dia tidak menyuka saya dari lingkungan sekitar saya. Yang saya takutkan adalah bagaimana jika saya tidak diangkat jadi karyawan tetap, bagaimana nanti saya membiayai hidup kedua orang tua saya. Saya juga sebetulnya tidak betah bekerja disini, namun karena orang tualah saya harus menjalani ini. Ini semua saya lakukan demi membahagiakan orang tua saya.

 

MasIdan.

 

Seandainya Dunia ini selalu Menyenangkan.

 

Kadang-kadang kita tak pernah memperhatikan, betapa cepatnya waktu ketika kita sedang berbunga-bunga. Berbunga-bunga apa saja, di hari tertentu. Semua serba menyenangkan walaupun sebenarnya tidak menyenangkan. Semua serasa mudah walaupun sebenarnya sulit. Semuanya jadi enteng walaupun sebenarnya berat.

 

Semua seakan bisa dibalik begitu saja dengan mudahnya, menyenangkan, dan ringan tetang segala sesuatu yang sebenarnya kebalikkannya. Semua seakan bisa di balik begitu saja ketika hati ini sedang dipenuhi bunga-bunga. Bunga-bunga apa saja yang membuatnya menjadi gembira. Bunga-bunga apa saja yang menjadikan semua serasa mudah.

 

Inilah hari-hari yang paling menyenangkan, yang menjadikan segala-galanya menyenangkan. Kesalahan-kesalahan yang terjadi di tengah-tengah kesibukannya, malah tak jarang menjadi lelucon. Semua, segalanya menjadi serasa mudah, ringan, dan menyenangkan. Itulah hari-hari yang menyenangkan ketika hati ini sedang berbunga-bunga.

 

Kadang kita ingin membayangkan betapa hebatnya dunia,  jika hari-harinya dipenuhi bunga-bunga. Kadang kita ingin membayangkan, andaikata hari-hari kita selalu dikelilingi bunga-bunga, pasti akan lebih menyenangkan dunia ini. Pastilah dunia seakan tanpa masalah. Sehingga ingin dan ingin begitu seterusnya.

 

Namun apa dikata dunia tak akan pernah berhenti berputar. Dunia tak akan pernah tidak menyongsong datangnya siang dan malam. Sayang sungguh disayang dunia harus terus berputar. Sebab kalau dunia berhenti berputar, apa jadinya dengan kehidupan ini. Pastilah bunga-bunga itu akan layu. Pastilah bunga-bunga itu akan sengsara. Sengsara karena bunga-bunga tak bisa melakukan metabolisme (proses pertumbuhan) hidup yang seharusnya. Bagaimana tidak, jika bunga-bunga tak mampu menghasilkan saripati demi kelangsungan hidupnya. Bunga-bunga yang menyusun saripati sangatlah memerlukan sinar matahari. Bagaimana tidak, kalau yang ada hanya semasa malam. Bagaimana tidak, kalau yang ada hanya semasa siang. Pastilah bunga-bunga itu akan sengsara.

 

Inilah hidup, yang harus dihadapi silih berganti. Maka, Ada saatnya menjelang siang, ada juga saatnya untuk malam. Ada saatnya untuk riang, ada saatnya pula untuk sedih. Ada saatnya segala sesuatu menjadi mudah, ada saatnya pula segala sesuatu menjadi berat. Dan seterusnya, dan seterusnya.

 

Inilah kenyataan hidup  yang harus dihadapi semua mahkluk manusia.  Dihadapinya dengan silih berganti, berputar keatas, dan berputar kebawah. Inilah kenyataan hidup yang harus kita hadapi. Maka dari itu tidaklah mungkin kita bisa menghindar dari kenyataan ini. Semua harus dihadapi dengan seimbang. Seimbang supaya semua dapat dihadapi dengan penuh kewajaran, tidaklah harus berlebih-lebihan bahkan jangan sampai lupa diri. Lupa diri bahwa hidup ini pastilah akan silih berganti. Lupa diri ketika suka cita menjelang, telah mereka nikmati dengan serakahnya. Dengan serakahnya seakan tidaklah mungkin duka cita itu akan menghadangnya.

 

Berlebihan dalam menikmati satu sisi, entah itu saat-saat suka ataupun saat-saat nestapa. Harus seimbang menikmati saat-saat gembira-riang ataupun saat-saat pedih dan luka. Harus seimbang secukupnya, dan jangan berlebih-lebihan. Secukupnya menikmati saat-saat apa saja, supaya kita tak mudah terjungkal menghadapi sisi-sisi yang lainnya. Sewajarnya sajalah, supaya seimbang.

 

Harus seimbang pada kedua sisi, karena hidup ini terus bergerak dan berputar. Bergerak dan berputar mengikuti dinamika. Mengikuti dinamika hidup yang harus dimaksimalkan manfaatnya. Dimaksimalkan manfaatnya di saat suka dan pedih. Dimanfaatkan manfaatnya, jika malam untuk istirahat. Atau jika siang menjelang , maka kita harus memeras otak, pikiran dan tenaga untuk berkarya. Inilah kenyataan hidup yang harus dimaksimalkan manfaatnya. Memaksimalkan manfaatnya dimana situasi itu sedang berada. Situasi yang berada yang selalu berbeda. Justru karena berbeda itulah kita bisa mengatur dan memaksimalkan dinamika yang ada. Maka selanjutnya kita akan selalu bisa mengambil manfaatnya. Mengambil manfaatnya pada situasi apapun yang berbeda.

 

Dunia Usaha memang penuh Persaingan dan Tekanan.

 

Kembali ke masalah pekerjaan anda yang membuat anda menjadi was-was. Menjadi was-was karena ternyata sang bos tidak menyukai anda. Namun sayang, kami tidak mengetahui dengan jelas apa yang tidak disukai sang bos terhadap anda itu. Pekerjaan andakah ? Sikap andakah ? Kedisiplinan andakah ? Dan lain sebagainya. Ambil misal saja pekerjaan anda itulkah yang menjadikan sang bos menjadi kurang senang dengan diri anda.

 

Dalam dunia usaha swata yang bukan negeri, BUMN, atau yang sejenisnya, memang telah terjadi persaingan yang sangat ketat. Sehingga karena tuntuttan pola kerja yang penuh persaingan ini, menjadikan siapa saja yang tidak mampu menyesuaikan dengan keadaan yang ada, kemungkinan besar akan terdepak dengan sendirinya. Faktor-faktor diataslah yang menyebabkan unsur-unsur yang ada di dalamnya dituntut untuk memaksimalkan pola kerja yang ada. Memaksimalkan pola kerja akibat tuntutan dan tekanan yang datangnya dari luar, yaitu persaingan.

 

Tuntutan dan tekanan inilah yang menyebabkan siapa saja didorong untuk bekerja secara maksimal. Dorongan inilah yang selanjutnya berganti menekan dan menunutut siapa saja untuk bekerja maksimal. Mungkin tekanan inilah yang sedang anda hadapi sekarang. Dan tampaknya kami melihat anda adalah sebagai pemula dalam dunia kerja yang banyak tuntutan dan tekanan ini. Sehingga sebagai pemula sangat wajarlah jika anda tergagab-gagab untuk menyesuaikan dengan pola kerja yang ada. Kemudian karena anda tidak cepat-cepat menyesuaikan dengan tuntuan itu, maka anda tampaknya banyak ketinggalan dalam banyak hal dengan rekan-rekan sekerja anda. Keadaan inilah yang membuat anda semakin tertekan dan merasa tidak betah. Inilah juga yang membuat anda semakin tidak pasti dengan pekerjaan anda.

 

Begini dik Ratri, anda masih muda maka sangat wajarlah menghadapi banyak kendala untuk mencoba masuk di dunia kerja. Dunia kerja sangat berbeda sekali dengan dunia sekolah. Dunia sekolah yang menunggu pasif akan apa yang anda perbuat dengan hasil-hasil nilai anda. Di dunia sekolah, nilai menjadi terserah usaha anda. Jika anda ingin mempunyai nulai yang bagus, tentu saja anda akan berusaha keras untuk mendapatkannya. Begitu juga, jika anda menginginkan nilai yang biasa-biasa saja, maka tentu saja anda hanya akan berusaha yang biasa-biasa saja.

 

Ini sangatlah berbeda dengan dunia usaha, apalagi anda hanya menjadi pemain kedua atau malah mungkin sebagai pemain ketiga. Pemain belakang dan bukan pemain utama. Anda tidak bisa menginginkan nilai kerja sesuai dengan keinginan anda untuk berusaha, seperti di dunia sekolah itu. Di dunia usaha, sebagai pemain belakang, tentu saja anda akan dituntut menyesuaikan dinamika yang ada di dalamnya. Ini pasti, suka ataupun tidak suka, senang ataupun tidak senang, berat ataupun ringan, semuanya, anda pasti dituntut untuk menyesuikan dengan dinamika yang ada, dalam dunia kerja.

 

 

Siapa Tahu ada Srigala !

 

Begitulah dunia usaha swasta, penuh dengan persaingan dan tekanan. Jadi anda harus memahami ini semua. Maka sudah saatnya anda koreksi diri dan mulai mencoba menetapkan langkah yang lebih pasti menghadapi dinamika ini.

 

Utuk saat ini anda tidak boleh terus merasa tertekan dengan keadaan ini. Keadaan yang memang akan menekan anda mau tidak mau, suka tidak suka. Apalagi dengan keadaan ini seakan anda mau menyerah begitu saja. Janganlah mudah menyerah menghadapi semua ini, hidup ini. Sebab mempunyai sikap yang mudah menyerah hanya akan membawa diri kita menjadi seorang pengecut dalam hidup kita. Dan kalau kita mau-maunya jadi seorang pengecut, maka pastilah diri kita hanya akan dipermainkan oleh para pengecut lainnya. Dan jika langkah hidup kita sudah selalu ditangan para pengecut, maka tidak ada tempat bagi kita untuk mendapatkan kehormatan, prestasi, karier dan kesuksesan hidup seperti yang banyak diharapkan semua orang.

 

Untuk itu hadapilah semua ini sebagai ujian bagi anda, tetapkan langkah untuk tabah dan mampu memaksimalkan segala kemampuan yang ada. Hiraukan saja sang bos atau rekan-rekan kerja anda. Siapa tahu dibalik informasi tentang anda, ada srigala berbulu domba, atau siapa tahu ada musuh dalam selimut. Saya khawatir, inilah yang sebenarnya terjadi dilingkungan kerja anda. di mana anda dilihat sebagai pesaing baru yang akan merebut pekerjaannya. Kalau ini benar-benar yang terjadi maka wajib bagi anda untuk tidak mundur satu langkahpun. Malah justru jadikan semangat untuk memaksimalkan dan meningkatkan kerja yang ada. Siapa tahu kejadiannya ternyata begitu. Oleh karena jika memang benar ada musuh dalam selimut, tidak ada jeleknya anda membaca Klik >>>  Jabatanku di-Incar Rivalku.

 

Di sanalah bagaimana menghadapi musuh dalam selimut. Yang pada intinya, jangan hiraukan kebusukan-kebusukan mereka akan menimpa diri anda. Justru anda malah membuktikan lebih meningkatkan kinerja anda, untuk semakin terbuka mengeser kedudukan mereka. Jadi jangan menyerah, karena menyerah hanya akan menggiring kita menjadi seorang pengecut. Seorang pengecut yang akan menutup peluang masa depan kita yang lebih cerah.

 

 

Tidak ada Solusi lain kecuali Meningkatkan Kerja !

 

Namun jika benar si bos memang tidak suka dengan kinerja anda, maka terimalah sebagai ujian. Sebagai ujian hidup ini. Sebagai ujian yang semua orang hidup akan menghadapi saat-saat seperti ini. Sebab ujian adalah pada dasarnya hidup. Dan hidup itu sendiri sebenarnya ujian. Oleh karena itu, jangan menyurutkan langkah. Sebab menyurutkan langkah sama saja anda menyerah hanya oleh sebagian masalah hidup. Dan kalau anda menyerah maka anda sudah tahu sendiri apa yang akan anda hadapi selanjutnya.

 

Terus maju pantang mundur, siapa tahu memang ada musuh dalam selimut. Maksimalkan sisa-sisa waktu yang ada untuk lebih meningkatkan kinerja. Meningkatkan kinerja untuk membuka peluang yang ada. Meningkatkan kinerja yang bisa membuat ketakutan-ketakutan srigala berbulu domba, siapa tahu memang benar-benar ada. Jangan mudah terpengaruh dengan omongan-omongan yang belum menjadi fakta. Siapa tahu memang rekayasa dari para srigala berbulu domba itu, siapa tahu benar. Kan bos anda masih bersikap baik pada diri anda. Kenapa anda masih mau-maunya berburuk sangka, siapa tahu kalau memang ada srigala.

 

Ayolah tingkatkan kinerja ! Jangan mudah menyerah sampai pada hari yang benar-benar menjadi fakta yang nyata. Jangan merasa merugi memaksimalkan kerja. Sebab memaksimalkan segala urusan hidup akan berdampak baik pada jiwa diri anda. Percayalah pada MasIdan, terus tingkatkan kinerja dan memaksimalkan kerja apapun urusannya, karena ini baik untuk jiwa anda selanjutnya. Siapa tahu ada srigala yang sedang menyebarkan bau busuk yang seakan tak kentara. Terus asah semangat membaja anda, apapun urusannya.

 

Jangan biarkan srigala itru senang anda larut dalam kegalauan. Larut dalam kegalauan yang menyebabkan njebloknya semangat kerja anda. Dan memang itulah tujuannya, siapa tahu ada srigala. Tapi hiraukan saja. terus tingkatkan kerja supaya mereka ketakutan karenanya, maka jangan hiraukan bau busuknya.

 

Kalau anda mampu melangkah dengan tegarnya. Niscaya bukan hanya orangtua anda yang bangga, namun begitulah seharusnya mengasah jiwa yang membaja. Untuk lebih memantapkan langkah anda, ambil hikmahnya topik-topik dibawah ini :

 

Ingat ini wajib untuk anda !   

Klik >>>>  Masalah Pada Dasarnya Bukanlah Masalah !  

       >>>>  Hidup menjadi Mudah ! Hanya dengan Semangat Membaja !                    

 

Ayo hadapi hidup ! Jangan mau jadi Pengecut !

Selamat berjuang !

Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajarn dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !